26 April 2009 pada 20:24 (Conservation)
Tags: Biologi, HIMAPBIO, Memperingati Hari Bumi, Universitas Siliwangi
Memperingati Hari Bumi
DALAM memperingati Hari Bumi, pada mahasiswa dari Unsil Tasikmalaya, UIN Jakarta, STKIP Garut, UPI Bandung, Kopling Tasikmalaya, Unpad, dan Kwarcab Pramuka Kota Tasikmalaya mengadakan orasi dan teatrikal, serta membersihkan sampah di lapang Dadaha Tasikmalaya, Sabtu (25/4). Nampak para mahasiswa saat berdialog dengan Wakil Walikota Tasikmalaya sambil lesehan di lapang Dadaha Tasikmalaya.* CECEP SA/”PR”
Sumber : Pikiran Rakyat
Tinggalkan sebuah Komentar
26 April 2009 pada 18:56 (Conservation)
Tags: Biologi, Bumiku, Hari Bumi, HIMAPBIO, One Love For Earth, Universitas Siliwangi, Unsil
BUMIKU
Kini kau semakin renta, semakin tua dan lemah, seakan kau ingin membisikkan pada manusia. Betapa menderitanya dirimu oleh manusia yang serakah merampok kekayaanmu, manusia lebih kejam dari pada itu. Manusia mengundulimu, menusukimu, zalim terhadapmu Sungguh manusia tak tahu malu. Hanya karena satu rupiah, hanya karena kesenangan sesaat, padahal manusia hanyalah makhluk kecil yang tinggal di atasmu, makhluk kecil yang durhaka terhadap amanah yang telah diberikan oleh Allah Maha Pencipta. Sesekali kau tegur kami dengan gemetarmu, airmatamu, dan suara pilu tangismu. Namun itu tak membuat kami tersentak, tersadar menggubrisnya. “One Love For Earth”
Sumber :
BEM FKIP Unsil untuk hari bumi
Tinggalkan sebuah Komentar
18 April 2009 pada 14:30 (Info Sehat)
Tags: Info Sehat, Mengantuk Di Malam Hari
|
|
|
|
|
|
|
|
|
 |
|
|
mengapa saat malam kita mengantuk? Atau mengapa bila masyarakat pedesaan yang belum ada listrik cenderung tidur lebih cepat? Jawabannya adalah karena adanya hormon melatonin. SCN akan memerintahkan tubuh untuk mengeluarkan hormon melatonin ini saat hari sudah gelap. Selanjutnya, hormon melatonin akan memerintahkan tubuh untuk beristirahat. Namun dengan kehadiran lampu listrik yang membuat suasana malam hari menjadi terang menghambat dikeluarkannya hormon melatonin, sehingga saat ini jam tidur manusia lebih larut malam daripada sebelumnya.
Tubuh kita mudah beradaptasi. Misalnya, untuk pekerja yang bekerja saat malam hari, SCN akan beradaptasi dalam mengeluarkan hormon melatonin sehingga mereka akan tetap terjaga walaupun hari sudah gelap. Bila malam semakin larut, kita akan lebih merasakan kantuk, ini disebabkan hormon melatonin yang dihasilkan semakin meningkat dan juga turunnya suhu tubuh dan tekanan darah dalam tubuh.
|
|
Sumber :
Info-Sehat.com
1 Komentar
11 April 2009 pada 20:02 (Conservation)
Tags: Masa Depan, Surat 2070, Think Conservation
SURAT DARI TAHUN 2070
Dibaca Ke Pinggir
Lalu Ke Bawah,,,,,
contoh :
gambar 1 gambar 2
gambar 3 gambar 4
download format power point : klick Download
Tinggalkan sebuah Komentar
11 April 2009 pada 19:40 (Info Sehat)
Tags: Info Sehat, Massa tulang
|
|
|
|
|
Massa Tulang |
|
|
|
 |
|
|
Pengukuran massa tulang tunggal pada bagian-bagian yang biasa diukur (lengan bawah, tumit, jari, pinggul, atau tulang punggung) memperkirakan resiko keseluruhan patah tulang pada wanita. Pengukuran massa tulang juga memperkirakan resiko tipe patah tulang osteoporosis tertentu. Temasuk yang terjadi pada pergelangan tangan, lengan atas, pinggul, dan bagian tubuh lainnya.
Bagian tulang yang diukur dapat menjadi faktor penting, misalnya massa tulang yang diukur pada pinggul memberikan hasil perkiraan yang lebih untuk patah tulang pinggul dibandingkan dengan massa tulang yang diukur pada bagian tubuh lainnya. Massa tulang dan patah tulang berhubungan erat. Contohnya jika jika massa tulang pinggul wanita 20% di bawah normal untuk usianya, ia memiliki resiko 7 kali lebih besar untuk mengalami patah tulang pinggul daripada wanita yang memiliki massa tulang pinggul 20% di atas normal untuk usianya.
Semakin rendah densitas mineral tulang, semakin tinggi resikonya mengalami patah tulang. Massa tulang pada wanita yang lebih tua merefleksikan kombinasi massa tulang puncak wanita tersebut pada usia kira-kira 30 tahun, dan tingkat tulang yang berkurang setelahnya. Tingkat massa tulang yang berkurang pada masa menopause dapat sangat bervariasi, tidak hanya pada setiap orang namun juga pada individu yang sama pada tahap hidup yang berbeda. Untuk itu, tidak ada kata terlambat untuk mencegah patah tulang dengan mencegah berkurangnya masa tulang. |
|
Sumber :
Info-Sehat.com
Tinggalkan sebuah Komentar